Gabung Grab
Gabung Grab, UMKM Lampung Hasilkan Belasan Juta waktu Epidemi

Gabung Grab, UMKM Lampung Hasilkan Belasan Juta waktu Epidemi

Posted on

Gabung Grab, UMKM Lampung Hasilkan Belasan Juta waktu Epidemi. Jakarta, CNN Indonesia — Program Terus Usaha Grab sudah dirasa faedahnya oleh beberapa aktor usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Bandarlampung. Diantaranya aktor UMKM yang datang dari daerah selatan Pulau Sumatera, Ketut Anggar Sae Sempurna.
Dia akui ada ketidaksamaan relevan dalam jalankan upayanya sesudah memasuki di pemasaran online bersama-sama Grab.

UMKM Lampung Hasilkan Belasan Juta waktu Epidemi

Pria 24 tahun itu baru buka usaha warung kopi Bun Kopi pada saat epidemi. Menurut dia, kopi telah jadi pola hidup serta trend warga Indonesia, tidak kecuali Lampung. Walau itu jadi kesempatan melakukan bisnis, tetapi pesaing semacam makin menjamur jadi rintangan tertentu buat Anggar dalam melakukan bisnis.

“Supaya makin diketahui warga Lampung terutamanya, saya langsung mendaftar usaha ke GrabFood. Usaha kopi modern yang saya lakukan ini langsung mengambil skema digital sebab saya ingin mencapai semakin banyak konsumen serta mempermudah mereka untuk beli kopi tak perlu tiba,” tutur Anggar berdasar penjelasannya, Rabu (15/7).

Anggar menjelaskan, untuk makin tingkatkan pemasaran kopinya, mendaftar warung di Grab saja tidak cukup. Pemilik, dia aktif ikuti training untuk partner merchant Grab seperti Program Terus Usaha.

Konsumen Bun Kopi

“Dapat dibuktikan, pemasaran saya bertambah serta sempat sentuh belasan juta /harinya. Sekarang 70 % konsumen Bun Kopi pesan minuman dengan cara online,” katanya. Berbekal ketrampilan serta pengetahuan dari training Grab sekarang ini Bun Kopi tengah konsentrasi lakukan peningkatan warung kopi serta memasuki ke camilan untuk pelengkap.

“Tehnologi betul-betul menolong usaha kecil untuk tumbuh serta saya mengharap supaya makin banyak UMKM yang manfaatkan tehnologi supaya tidak ketinggalan,” tutur Anggar.

Disamping itu, Head of West Indonesia Grab Indonesia Richard Aditya menjelaskan pebisnis tradisionil bisa mencontoh Anggar yang sudah merasai faedah digitalisasi Grab. Dengan begitu, faksinya percaya Program Terus Usaha dapat kembalikan perekonomian warga di Bandarlampung karena epidemi Covid-19.

wiraswastawan mikro atau usaha sekecil

“Kami tetap akan berusaha supaya wiraswastawan mikro atau usaha sekecil apa saja. Dapat menyesuaikan dalam masa tatanan baru serta menjaga mata pencarian mereka.”

“Hari esok memang tidak dapat diperkirakan, tapi warga Indonesia ialah warga yang dapat hadapi rintangan serta terus bertahan. Searah dengan misi Grab For Good, kami mengharap bisa menolong UMKM untuk bangun bersama-sama dan bersama-sama ganti sulit jadi gampang dengan #TerusUsaha,” tutup​ Richard​

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *